Hape.bid

Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka

Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka | Hape Blog - Sesuai dengan judul artikel dari blog Hape Blog, untuk anda yang senang membaca atau belajar ataupun yang sedang mencari referensi Buku Online (eBook) yang berformat PDF atau format aplikasi reader lainnya, semoga artikel yang berjudul Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka dapat bermanfaat dan sesuai dengan apa yang anda cari, namun jika artikel ini belum sesuai dengan apa yang dicari, silahkan anda mencari dalam blog Hape Blog melaui kotak pencarian. Atau dapat menemukan artikel terkait Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka dalam kategori Novel, Takashi Matsuoka,. Bagi anda yang ingin mengunduh atau melanjutkan membaca artikel Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka. Lanjut ke paragraf berikutnya...

Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka


Samurai  Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka
1860, Kastel Awan Burung Gereja di Wilayah Akaoka
Lady Shizuka tidak berubah sedikit pun selama bertahun-tahun sejak Lord Kiyori
mengenalnya. Kulitnya sehalus porselen paling berkualitas dari Dinasti Ming, dengan kepucatan sempuma seorang wanita istana dari kamar dalam. Tak terkerutkan oleh berlalunya waktu, tak terusakkan oleh paparan sinar matahari dan penderitaan, tanpa tanda-tanda yang mengungkapkan perbuatan, pemikiran, atau perasaan tak patut. Mata Shizuka, ketika tidak sedang mengamati Kiyori—dengan malu-malu atau dengan sengaja atau dengan memperdayakan, tergantung keadaan—menerawang jauh, dengan ekspresi seolah-olah sedang menantikan kejutan menyenangkan yang akan segera terjadi, sebuah ekspresi yang diperkuat oleh alisnya yang tinggi dan sangat rapi, bagaikan semut beriring. Rambutnya tidak ditata bergaya modem dengan segala kerumitan lipatan, gelungan, sasakan, dan aksesorinya, tetapi hanya dibelah dua dan diikat longgar dengan pita biru menjadi ekor kuda di bahunya, dan dari sana rambutnya tergerai di punggung hingga ke lantai., hitam bersinar dan anggun. Gaunnya, dari sutra tipis mengkilap dengan tekstur kontras, juga bermodel klasik, longgar di tubuh dan berlapis-lapis dengan nuansa biru, lengkap dari cerahnya biru danau di gunung tinggi hingga biru gelap langit malam. Lady Shizuka adalah gambaran tepat seorang putri dari zaman Heian. Sebuah zaman, dia mengingatkan diri sendiri, yang sudah lewat berabad-abad lalu. Salah satu zaman keemasan kuno di Jepang pada sekitar abad ke-8 hingga abad ke-11 Masehi, saat perdamaian dan keamanan sangat dijamin oleh penguasa saat itu, Dinasti Heian.

DOWNLOAD FILES PDF


DOWNLOAD NOW

Penutup untuk postingan Samurai Jembatan Musim Gugur - Takashi Matsuoka, semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi pengunjung setia Hape Blog, sekedar himbauan untuk anda, bahwa apa yang dibagikan/ dipublikasikan blog ini merupakan hanya untuk edukasi, review, dan pengetahuan saja. Blog Hape Blog tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan atau pelanggaran sesuai hukum yang berlaku. Silahkan gunakan dengan bijak. Bila artikel ini bermanfaat silahkan bagikan kepada teman sosial media anda. Terima kasih